Jakarta, DizOne News — Badan Gizi Nasional (BGN) membuka opsi penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada waktu sahur bagi penerima manfaat di lingkungan pesantren selama bulan Ramadan. Opsi ini dinilai lebih memungkinkan diterapkan di pesantren dibandingkan sekolah umum.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan penyaluran MBG saat sahur sulit dilakukan di sekolah karena sahur umumnya menjadi momen kebersamaan keluarga. Ia menilai siswa tidak ideal diminta datang ke sekolah hanya untuk mengambil makanan saat sahur.
Meski demikian, Dadan menyebut karakteristik pesantren berbeda sehingga opsi pembagian saat sahur masih terbuka untuk santri. Menurutnya, pelaksanaan di pesantren akan dievaluasi untuk menentukan waktu penyaluran yang paling efektif, apakah sahur atau berbuka puasa.
Dadan menambahkan, secara teknis penyaluran MBG saat berbuka puasa lebih mudah dibandingkan sahur karena faktor kesiapan distribusi dan keseragaman waktu aktivitas penerima manfaat.
Sebelumnya, BGN telah menyiapkan empat skema penyaluran program MBG selama bulan Ramadan. Program tersebut dipastikan tetap berjalan dengan penyesuaian mekanisme distribusi agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.
BGN menegaskan evaluasi berkala akan dilakukan selama Ramadan untuk memastikan efektivitas program MBG serta menjamin layanan tetap menjangkau seluruh penerima manfaat secara optimal. (pj)
