Jakarta, DizOne News — Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia pada 2026. Target itu disampaikan dalam sambutan di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” kata Listyo Sigit.

Saat ini, Polri telah membangun 1.179 SPPG secara nasional. Dari jumlah tersebut, sebagian sudah beroperasi, sebagian masih dalam tahap demobilisasi, dan sisanya dalam tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).

Kapolri mengklaim, jika seluruh 1.179 SPPG beroperasi, fasilitas tersebut dapat melayani sekitar 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja. Program SPPG menjadi salah satu proyek besar Polri di luar fungsi keamanan, sejalan dengan agenda pemerintah dalam penguatan gizi dan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan yang sama, Listyo Sigit menyebut Polri telah memiliki 18 gudang ketahanan pangan. Pada 2026, Polri menargetkan pembangunan 10 gudang tambahan di delapan kepolisian daerah (Polda), sehingga total menjadi 28 gudang dengan kapasitas masing-masing sekitar 1.000 ton.

Menurut Kapolri, gudang tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas penyimpanan, mempercepat distribusi logistik pangan, serta menjaga stabilitas pasokan di berbagai wilayah. Namun, ekspansi peran Polri di sektor pangan juga memunculkan diskusi publik mengenai batas fungsi aparat keamanan dalam kebijakan sosial-ekonomi. (pj)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari DizOne News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca