Lombok Tengah, DizOne News – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Madrasah Aliyah (MA) se-Kecamatan Praya mengambil langkah strategis dalam memitigasi tantangan lulusan di era global. Melalui Madrasah Aliyah Darul Aminin NW Aikmual, digelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bertajuk “Sukses Masuk Perguruan Tinggi dan Prospek Dunia Kerja” yang berlangsung selama enam hari, mulai Senin (2/2/2026) hingga Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang inkubasi bagi ratusan siswa untuk memetakan masa depan, baik di jalur akademis maupun profesional. Diklat tidak hanya fokus pada penguasaan teori di kelas, tetapi juga menyentuh aspek literasi digital melalui materi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga wawasan praktis mengenai dunia politik dan organisasi.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Wirajaya, S.Sos, yang membuka secara resmi acara tersebut, menegaskan bahwa madrasah memegang peranan vital dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif namun tetap berbasis nilai-nilai religius.

Narasumber menyampaikan materi pengembangan diri dan strategi menghadapi perguruan tinggi serta dunia kerja kepada peserta Diklat yang berlangsung selama enam hari di MA Darul Aminin NW Aikmual.


“Madrasah merupakan jenjang krusial. Persiapan yang matang sejak dini adalah kunci agar lulusan kita tidak hanya menjadi penonton, tetapi pemain aktif di perguruan tinggi maupun dunia kerja,” ujar pria yang akrab disapa Miq Jaye tersebut. Ia menambahkan bahwa sinergi antara madrasah dan pemangku kebijakan sangat diperlukan untuk menjamin akses pendidikan yang lebih luas bagi siswa lokal.

Salah satu penanggungjawab diklat, Fakhrun Rozi, S.Pd, menjelaskan bahwa kurikulum diklat didesain secara komprehensif. Selain menghadirkan narasumber ahli seperti akademisi, praktisi hukum, hingga tokoh organisasi, para peserta juga diajak melakukan kunjungan lapangan (studi banding) ke beberapa perguruan tinggi mitra.

“Kami ingin siswa memiliki gambaran visual dan psikologis yang nyata. Oleh karena itu, agenda kunjungan ke kampus-kampus seperti UIN Mataram, UNDIKMA, dan Universitas Bima Internasional menjadi bagian integral dari diklat ini,” kata Rozi.

Selama enam hari, siswa dibekali berbagai materi esensial, mulai dari:

  • Strategi Akademik: Kiat sukses menembus perguruan tinggi negeri dan swasta.
  • Pengembangan Diri: Materi Public Speaking, kepemimpinan, dan kecerdasan emosional (ESQ).
  • Wawasan Kerja: Pengenalan dunia fotografi, hukum dasar, hingga pengelolaan sampah produktif sebagai bentuk ekonomi kreatif.

Antusiasme terlihat dari aktifnya sesi dialog antara siswa dan pemateri. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantu mengikis keraguan mengenai pilihan karier setelah lulus. “Kami jadi lebih tahu apa yang harus dipersiapkan, terutama tantangan di luar sekolah yang ternyata sangat dinamis,” ungkapnya.

Peserta Diklat KKM MA Kecamatan Praya saat melakukan kunjungan lapangan ke salah satu perguruan tinggi mitra sebagai bagian dari pengenalan dunia akademik secara langsung. sumber: KKM MA Kecamatan Praya tahun 2026

Diklat ini diharapkan menjadi program berkelanjutan yang mampu meningkatkan standar mutu lulusan madrasah di Lombok Tengah, sehingga mereka memiliki daya saing yang setara dalam kancah nasional maupun global. Melalui kolaborasi lintas sektoral ini, KKM MA Kecamatan Praya optimistis dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan karakter. (pj)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari DizOne News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca