Jakarta, DizOne News — Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di depan Markas Besar Polri, Jakarta, menghadirkan pemandangan yang tak biasa. Sejumlah aparat kepolisian yang berjaga tampak mengenakan peci putih dan sorban saat mengawal jalannya demonstrasi.
Barisan polisi berdiri rapi, sebagian mengenakan atribut religius yang identik dengan simbol kesalehan. Di hadapan mereka, mahasiswa menyampaikan tuntutan dan kritik terhadap institusi kepolisian. Namun di luar substansi aksi, perhatian publik justru tertuju pada simbol yang dikenakan aparat.
Dalam video yang beredar di media sosial, seorang demonstran mengangkat poster bernada kritik. Ia menyinggung bahwa penggunaan atribut keagamaan tidak otomatis merepresentasikan kesucian atau integritas. Pesannya mengarah pada konsistensi antara simbol dan perilaku.
Belum ada penjelasan resmi dari pihak Mabes Polri mengenai penggunaan atribut tersebut. Apakah merupakan kebijakan institusional atau inisiatif personal di lapangan.
Aksi BEM UI hari itu tak hanya menyuarakan kritik, tetapi juga membuka ruang refleksi: ketika simbol agama hadir dalam pengamanan demonstrasi, publik tak lagi sekadar melihat penampilan. Mereka menagih integritas.(pj)
