Lombok Tengah, DizOne News – Upaya pencegahan pernikahan dini terus digencarkan melalui jalur edukasi. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram yang bertugas di Desa Aik Mual menggelar sosialisasi pencegahan pernikahan dini di SMAN 3 Praya, Kamis (15/1/2025).
Kegiatan ini menyasar kalangan pelajar sebagai kelompok rentan terhadap praktik pernikahan dini. Sosialisasi diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari seluruh kelas, masing-masing dua orang yang terdiri dari satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman komprehensif mengenai dampak pernikahan dini, mulai dari risiko kesehatan reproduksi, terhambatnya pendidikan, hingga konsekuensi sosial dan ekonomi jangka panjang. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi terbuka, serta sesi tanya jawab.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, di antaranya Kepala Desa Aik Mual, M. Hasyim, beserta jajaran pemerintah desa, Kepala SMAN 3 Praya, H. Sahnam, SP., M.Pd., para guru, serta dosen pembimbing lapangan KKN, Dr. Wiharyani Werdiningsih, SP., M.Si. Hadir pula Ketua LPPM Universitas Mataram, Dr. Andi Chairil Ichsan, S.Hut., M., bersama jajarannya.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN berharap para pelajar memiliki kesadaran untuk merencanakan masa depan secara matang, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta berani menolak praktik pernikahan dini. Siswa-siswi juga didorong menjadi agen perubahan dengan menyebarkan informasi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pihak SMAN 3 Praya menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Universitas Mataram yang dinilai relevan dengan persoalan sosial remaja saat ini. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara mahasiswa KKN dan siswa SMAN 3 Praya untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini secara berkelanjutan. (pj)
